Audiensi di DPRD kota Surabaya,Pedagang Bulak Banteng Madya Soroti Lapak Liar

Infosurabaya.com,Surabaya – Delapan perwakilan pedagang Pasar Bulak Banteng Madya mendatangi kantor DPRD Kota Surabaya untuk menyuarakan desakan penertiban pasar tumpah yang dinilai semakin meresahkan. Audiensi yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) ini dipicu oleh menurunnya omzet pedagang resmi akibat menjamurnya lapak liar di bahu Jalan Bulak Banteng Madya No. 114.

 

Rombongan pedagang yang didampingi pengurus koperasi diterima langsung oleh anggota Komisi B dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia, Yuga Pratisabda Widyawasta. Dalam pertemuan tersebut, para pedagang mengeluhkan aktivitas jual beli di luar area pasar yang tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mengancam keberlangsungan usaha kios di dalam gedung pasar.

 

Ketua Pengawas Pasar, Holis, menegaskan bahwa kondisi ini merupakan persoalan kronis yang tak kunjung terselesaikan meski telah berulang kali dibahas dalam forum hearing. Ia menyebut omzet pedagang resmi anjlok hingga lebih dari 50 persen.

 

“Pengunjung lebih memilih belanja di luar karena aksesnya lebih mudah. Akibatnya, pedagang di dalam pasar terancam gulung tikar. Tahun lalu sudah beberapa kali hearing, tapi sampai sekarang tidak ada hasil nyata di lapangan,” ujarnya dengan nada kecewa.

 

Sementara itu, Kepala Koperasi Pasar Bulak Banteng Madya, Indah Sutoko, menambahkan bahwa keberadaan pasar tumpah turut menggerus pendapatan distribusi koperasi. Padahal, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang operasional pasar, mulai dari sewa lahan, perbaikan infrastruktur, hingga pembayaran petugas kebersihan.

 

Menanggapi aduan tersebut, Yuga Pratisabda memastikan pihak legislatif akan segera mengambil langkah dengan memfasilitasi mediasi lintas instansi. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar persaingan usaha, melainkan menyangkut penegakan aturan daerah terkait ketertiban umum.

 

“Insya Allah, kami akan mengagendakan hearing pada Senin depan dengan menghadirkan dinas terkait, kecamatan, hingga Satpol PP. Kita harus dudukkan persoalan ini agar ada solusi yang adil bagi semua pihak,” tegasnya.

 

Di akhir audiensi, Indah Sutoko kembali menyampaikan ultimatum dari para pedagang. Ia meminta Pemerintah Kota Surabaya segera bertindak tegas sebelum situasi berkembang menjadi konflik terbuka.

 

“Pendapatan distribusi menurun drastis. Jika tidak ada tindakan dalam waktu dekat, pedagang dalam pasar siap turun ke jalan sebagai bentuk protes,” tegasnya.

 

Kini, DPRD Kota Surabaya berada di bawah tekanan untuk memastikan janji hearing benar-benar terealisasi. Masyarakat pengguna jalan pun berharap akses di kawasan Jalan Bulak Banteng Madya dapat segera kembali normal demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.(Dn)

  • Dipublikasi Pada 22 April 2026
  • Baru Saja di Update Pada April 22, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Audiensi di DPRD kota Surabaya,Pedagang Bulak Banteng Madya Soroti Lapak Liar disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya