infosurabaya.com-Tradisi mudik Lebaran yang identik dengan momen pulang kampung dan mempererat silaturahmi kini mendapat sentuhan unik dari dunia pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menghadirkan program spesial bagi calon mahasiswa baru dengan memberikan potongan biaya pendaftaran hingga 50 persen bagi masyarakat yang menukarkan tiket mudik Lebaran.
Program tersebut diberi nama “Tiket Berdampak”. Melalui program ini, masyarakat yang baru kembali dari perjalanan mudik dapat memanfaatkan tiket perjalanan mereka untuk mendapatkan diskon saat mendaftar kuliah di kampus tersebut.
Rektor UMSURA, Mundakir menjelaskan, program ini dibuka bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Jawa Timur yang baru saja menjalani tradisi mudik Lebaran.
“Kami memberikan peluang kepada masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur, yang telah melaksanakan mudik untuk menukarkan tiket mudiknya saat mendaftar di kampus UMSURA,” ujar Mundakir, Minggu (15/3).
Penukaran tiket mudik dapat dilakukan secara langsung di kampus pada periode 13 hingga 23 April. Setelah tiket ditukarkan, calon mahasiswa tetap bisa memanfaatkan diskon tersebut untuk proses pendaftaran kuliah hingga 30 April.
Menariknya, program ini tidak membatasi jenis moda transportasi yang digunakan saat mudik. Tiket perjalanan apa pun dapat ditukarkan selama berkaitan dengan perjalanan mudik Lebaran.
“Tiket apa saja boleh, pesawat, bus, kereta api, kapal, semuanya bisa. Program ini juga berlaku untuk umum, untuk semua calon mahasiswa baru,” jelasnya.
Menurut Mundakir, program ini tidak sekadar memberikan potongan biaya pendaftaran, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap tradisi mudik yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia.
Ia menilai, semangat mudik mencerminkan nilai silaturahmi yang kuat, di mana masyarakat pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga, saudara, dan sahabat lama.
“Spirit orang yang mudik itu adalah spirit silaturahmi, kembali ke kampung halaman, bertemu keluarga dan teman masa kecil. Itu momen yang baik dan perlu kita apresiasi,” katanya.
Program Tiket Berdampak ini merupakan inisiatif pertama yang digelar oleh UMSURA. Pihak kampus berharap program tersebut dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kami tidak membatasi kuota. Targetnya sebanyak-banyaknya masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini,” pungkas Mundakir.
- Dipublikasi Pada 17 Maret 2026
- Baru Saja di Update Pada Maret 17, 2026
- Temukan Kami di Google News
