Masa Arus Mudik, BBKK Surabaya Siagakan Posko Kesehatan di Bandara dan Pelabuhan

BBKK Surabaya Siagakan Posko Kesehatan di Bandara dan Pelabuhan.(ist)

infosurabaya.com-Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperkuat pengawasan sekaligus layanan kesehatan bagi pemudik Lebaran 2026. Langkah ini difokuskan di jalur transportasi udara dan laut untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan sehat.

Hingga 17 Maret 2026, sebanyak 133 pemudik tercatat telah memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan di sejumlah posko. Layanan ini menjadi bagian penting dalam mengantisipasi risiko gangguan kesehatan selama arus mudik.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kesehatan pemudik sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan.

“BBKK Surabaya berkomitmen penuh untuk memastikan setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan sehat. Mudik sehat adalah kunci Lebaran yang nyaman dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, BBKK Surabaya menyiagakan posko kesehatan di sejumlah titik strategis. Di antaranya Bandara Juanda, Bandara Dhoho, serta pelabuhan utama seperti Tanjung Perak, Gresik, Tuban, dan Kalianget.

Di posko ini, pemudik dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan gratis, hingga edukasi terkait penyakit menular. Kehadiran posko ini juga menjadi garda terdepan dalam deteksi dini gangguan kesehatan selama perjalanan.

Selain layanan langsung, pengawasan kesehatan juga diperketat melalui penggunaan thermal scanner, observasi visual oleh petugas, serta pemantauan deklarasi kesehatan, khususnya bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.

Rosidi menambahkan, sistem pengawasan dilakukan berbasis risiko untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit.

“Deteksi dini menjadi kunci. Kami menerapkan sistem surveilans berbasis risiko dan siap melakukan rujukan cepat jika ditemukan kasus suspek,” jelasnya.

BBKK Surabaya juga mengantisipasi peningkatan penyakit yang umum terjadi saat mudik, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, hipertensi, hingga gangguan kesehatan akibat kelelahan perjalanan. Berdasarkan data posko, kasus hipertensi dan ISPA menjadi yang paling banyak ditangani sejauh ini.

Di sisi lain, kewaspadaan terhadap penyakit dari luar negeri juga terus ditingkatkan. Beberapa penyakit yang menjadi perhatian antara lain COVID-19, Mpox, demam kuning, meningitis, dan legionellosis.

Untuk itu, masyarakat diimbau mempersiapkan kondisi fisik sebelum mudik. Mulai dari memastikan tubuh dalam kondisi fit, membawa obat pribadi, menjaga pola makan, hingga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang tersedia di posko.

Rosidi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan, bukan hanya saat tiba di kampung halaman.

“Jangan hanya fokus sampai tujuan. Pastikan kondisi tubuh tetap terjaga selama perjalanan agar bisa merayakan Lebaran dengan optimal bersama keluarga,” tegasnya.

BBKK Surabaya juga terus berkoordinasi dengan operator transportasi dan pemerintah daerah untuk memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(bro)

  • Dipublikasi Pada 18 Maret 2026
  • Baru Saja di Update Pada Maret 18, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Masa Arus Mudik, BBKK Surabaya Siagakan Posko Kesehatan di Bandara dan Pelabuhan disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya