Persebaya Ditahan PSIS 2-2 di Laga Anniversary ke-99, Flare dan Penghormatan Warnai GBT

infosurabaya.com-Persebaya Surabaya gagal menutup perayaan hari jadinya yang ke-99 dengan kemenangan. Menjamu PSIS Semarang dalam laga uji coba pramusim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026), Bajol Ijo harus puas bermain imbang 2-2 setelah sempat unggul dua gol.

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, pertandingan berlangsung meriah. Puluhan ribu Bonek dan Bonita memadati Stadion GBT untuk merayakan ulang tahun klub kebanggaan Kota Surabaya. Tribun stadion dipenuhi atraksi flare dan pesta kembang api yang menjadi puncak perayaan anniversary ke-99 Persebaya.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh pemain, ofisial, dan suporter mengheningkan cipta selama satu menit sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh Bonek Andie “Peci” Kristianto yang baru berpulang, sekaligus mengenang legenda Persebaya, Eri Irianto.

Selebrasi Yan Nambella penyerang Persebaya Surabaya usai cetak gol.(bro)

 

Laga ini juga menjadi bagian dari persiapan Persebaya menghadapi BRI Super League musim 2026/2027. Pelatih Bernardo Tavares menurunkan sejumlah pemain baru, termasuk Alex Martins, Miguel Pereira, Ricky Pratama, Dicky Kurniawan, dan Yuran Fernandes.

Persebaya tampil dominan sejak awal pertandingan. Keunggulan tuan rumah dibuka Alex Martins pada menit ke-35 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Francisco Rivera. Memasuki babak kedua, Yann Mabella yang masuk sebagai pemain pengganti menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-52.

Namun, PSIS Semarang menunjukkan respons positif setelah melakukan perubahan strategi. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro mampu bangkit melalui dua gol Lorensius Sabda pada menit ke-74 dan 84 yang memaksa laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro menilai perubahan skema permainan pada babak kedua menjadi faktor penting kebangkitan Mahesa Jenar. Menurutnya, pertandingan melawan Persebaya menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kesiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Kami baru bekumpul satu minggu untuk persiapan ini,namun hasilnya lumayan karena bisa menahan imbang tim sekelas persebaya yang materinya beda jauh di atas, ” kata Widodo.
Sementara itu, Bernardo Tavares mengaku belum puas dengan performa anak asuhnya. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Persebaya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi masih lemah dalam penyelesaian akhir.
“Kami mengubah komposisi pemain di babak kedua dan bermain lebih menyerang. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasi penyelesaian masih harus diperbaiki,” ujar Tavares usai pertandingan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme puluhan ribu Bonek dan Bonita yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Persebaya untuk terus meningkatkan performa menjelang bergulirnya Piala Presiden dan BRI Super League musim 2026/2027.

Hasil imbang ini menjadi catatan evaluasi bagi kedua tim. Bagi Persebaya, laga anniversary bukan sekadar perayaan ulang tahun klub, tetapi juga momentum menguji kekompakan skuad baru sebelum menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.(bro)

  • Dipublikasi Pada 20 Juli 2026
  • Baru Saja di Update Pada Juli 20, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Persebaya Ditahan PSIS 2-2 di Laga Anniversary ke-99, Flare dan Penghormatan Warnai GBT disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya