Infosurabaya.com – Warga di seluruh Indonesia mulai berbondong-bondong memburu layanan hunian nyaman di TerbaikAc.id menjelang ancaman gelombang panas ekstrem. Fenomena El Nino berintensitas kuat yang dijuluki “Godzilla” diprediksi membawa suhu tinggi berkepanjangan yang dapat mengancam kesehatan keluarga di dalam rumah.
Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, mengonfirmasi bahwa peluang transisi menuju fase El Nino pada semester II 2026 terus menguat. Masyarakat diimbau tidak menunda langkah antisipasi, terutama dalam menyiapkan hunian yang nyaman dan sejuk.
“Hasil analisis BMKG pada akhir Maret 2026 menunjukkan adanya kecenderungan transisi menuju fase El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat pada semester II tahun 2026, dengan peluang berkisar antara 50 hingga 80 persen,” ujar Guswanto dilansir dari BMKG, Rabu (15/4/2026).
Rumah yang tidak disiapkan menghadapi gelombang panas dapat berubah menjadi ruang pengap yang memerangkap suhu tinggi. Paparan sinar matahari langsung ke dinding dan atap serta sirkulasi udara yang buruk memperparah situasi. Kenyamanan termal di dalam hunian pun bergeser dari sekadar kemewahan menjadi kebutuhan primer yang mendesak.
Dennis Sugijanto, CMO TerbaikAc.id, menyatakan bahwa lonjakan permintaan layanan pendinginan ruangan meningkat tajam dalam dua pekan terakhir. Masyarakat mulai sadar bahwa persiapan dini adalah kunci melindungi keluarga dari dampak panas ekstrem.
“AC memang solusi instan paling efektif. Namun, memilih jasa yang tepat untuk pemasangan dan perawatan berkala itu investasi jangka panjang. Ini soal efisiensi energi dan memastikan unit bekerja optimal meredam suhu Godzilla,” tegas Dennis.
TerbaikAc.id mencatat tren pencarian untuk jasa cuci AC dan pemasangan unit inverter baru melonjak dua kali lipat. Ini menjadi sinyal bahwa masyarakat tidak lagi menunggu panas tiba, melainkan mulai bergerak lebih awal menerapkan prinsip sedia payung sebelum hujan—atau dalam konteks ini, sebelum panas Godzilla benar-benar menerjang.
Selain mengandalkan teknologi pendingin, masyarakat juga diimbau melakukan modifikasi sederhana pada hunian. Memasang insulasi atap, mengganti gorden dengan bahan tebal berwarna terang, serta memastikan ventilasi silang berfungsi baik dapat mengurangi beban kerja AC hingga 30 persen. Perawatan unit AC secara berkala juga menjadi langkah krusial agar performa pendinginan tetap maksimal saat dibutuhkan.
- Dipublikasi Pada 6 Juni 2026
- Baru Saja di Update Pada Juni 6, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
