infosurabaya.com-Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya menggelar tes urine bagi petugas dan warga binaan sebagai langkah pencegahan peredaran narkoba di lingkungan rutan, Senin (6/4/2026).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Surabaya, Hengki Giantoro, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.
“Tujuan tes urine ini untuk mencegah adanya permainan narkoba di rutan. Kami berkomitmen memberantas narkoba sesuai program Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya saat ditemui di kantornya.
Tes urine tersebut diikuti seluruh petugas serta 50 persen warga binaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, sebanyak 157 petugas dinyatakan negatif narkoba. Sementara itu, hasil tes urine warga binaan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Selain tes urine, pihak rutan juga rutin menggelar razia Halinar, yakni pemeriksaan terhadap handphone, pungutan liar, dan narkoba. Razia ini dilakukan secara intensif hingga delapan kali dalam satu bulan sebagai bentuk pengawasan internal.
Hengki menambahkan, tes urine merupakan program berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat momen tertentu, tetapi juga dilaksanakan secara berkala setiap bulan.
“Pada momen Hari Bakti Pemasyarakatan, tes urine menjadi program nasional bagi seluruh pegawai. Namun secara internal, kami juga melaksanakannya rutin,” jelasnya.
Pelaksanaan tes urine ini turut melibatkan aparat gabungan dari TNI, Polri, serta Satuan Brimob Polda Jawa Timur guna memastikan kegiatan berjalan transparan dan akuntabel.
Melalui langkah ini, Rutan Medaeng Surabaya berharap dapat memperkuat pengawasan internal sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari narkoba.
- Dipublikasi Pada 9 April 2026
- Baru Saja di Update Pada April 9, 2026
- Temukan Kami di Google News
