infosurabaya.com-Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) resmi melantik Budi Santoso sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) pada Jumat pagi (13/3). Dokter yang akrab disapa **Prof Bus** ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan akademik di Fakultas Kedokteran UNUSA.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi FK UNUSA yang kini telah dipercaya menyelenggarakan dua **Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)**, yakni **Obstetri dan Ginekologi (Obgyn)** serta **Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi**.
Prof Bus menilai perkembangan pendidikan kedokteran di Surabaya saat ini cukup pesat dengan banyaknya fakultas kedokteran yang berdiri. Namun menurutnya, kompetisi bukan menjadi tujuan utama, melainkan kolaborasi antar institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dokter di Indonesia.
Ia juga mengakui masih terdapat kesenjangan antara fakultas kedokteran yang baru berdiri dengan yang telah lebih dulu berkembang, khususnya dari sisi kualitas pendidikan. Meski demikian, hasil evaluasi **Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD)** menunjukkan FK UNUSA termasuk dalam kategori yang memiliki capaian baik.
“Sehingga kualitas yang telah dicapai ini tinggal kami pertahankan dan tingkatkan. Jika berbicara mengenai kualitas outcome, tentu harus dimulai dari input mahasiswa,” ujar Prof Bus.
Menurutnya, peningkatan kualitas lulusan harus dimulai dari seleksi mahasiswa kedokteran dengan standar akademik yang jelas dan terukur. Penetapan standar kemampuan minimal calon mahasiswa kedokteran menjadi langkah awal untuk memperbaiki outcome pendidikan di Fakultas Kedokteran UNUSA.
Selain itu, Prof Bus juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dosen sebagai bagian dari penguatan pendidikan kedokteran. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperluas kerja sama internasional untuk mendukung pengembangan kompetensi tenaga pengajar.
Saat ini, FK UNUSA telah menjalin kerja sama dengan China Medical University dan Oita University di Jepang yang membuka kesempatan bagi dosen untuk melanjutkan studi **PhD program**.
“Manajemen yang sudah baik akan kami pertahankan dan tingkatkan, dengan prioritas utama pada peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Dalam amanat pelantikan, Rektor UNUSA Tri Yogi Yuwono menegaskan tiga fokus utama yang harus menjadi arah pengembangan Fakultas Kedokteran ke depan.
Pertama adalah penguatan tata kelola fakultas yang transparan dan akuntabel guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan kedokteran.
Kedua, percepatan peningkatan kualitas serta akreditasi pendidikan kedokteran dengan tetap memperhatikan standar UKMPPD agar FK UNUSA mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Ketiga, mendorong penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi akademik fakultas kedokteran.
“Fakultas Kedokteran harus menjadi pusat pengembangan riset dan inovasi di bidang kesehatan, sekaligus aktif menghadirkan pengabdian yang nyata bagi masyarakat,” ujar Tri Yogi.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan kedokteran tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter dokter yang memiliki empati, integritas, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.(bro)
- Dipublikasi Pada 14 Maret 2026
- Baru Saja di Update Pada Maret 14, 2026
- Temukan Kami di Google News
