Infosurabaya.com – Heboh Isu kebisingan di Atlas Sports Club Jalan Dharmahusada Indah Barat III Surabaya memasuki babak baru. Dalam mediasi yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Satpol PP, pihak Atlas, dan warga, terungkap bahwa manajemen Atlas telah menyatakan siap memasang peredam suara sebagai solusi atas keluhan yang muncul.
Ketua RT 05 Dharmahusada Regency, Amanto Prayudisiono, menyebut keluhan tersebut hanya berasal dari satu rumah yang berbatasan langsung dengan lapangan padel. Sementara warga lain di sekitar lokasi dinilai tidak mengalami gangguan yang berarti.
“Yang terdampak sebenarnya hanya satu rumah yang berdempetan langsung dengan lapangan. Rumah-rumah lain sudah terpisah oleh jalan dan jarak,” ujar Amanto selasa,(9/6/2026).
Menurutnya, Atlas sejak awal telah merespons positif dan meminta waktu untuk melakukan pemasangan sound barrier. Ia juga menegaskan bahwa penilaian soal kebisingan harus mengacu pada hasil pengukuran resmi DLH, bukan sekadar persepsi.
Fakta lain yang mencuat, petugas DLH sempat berencana memasang alat ukur di dalam rumah yang mengajukan komplain. Namun, berdasarkan informasi yang diterima pihak RT, pemasangan alat di dalam rumah tersebut tidak mendapat persetujuan sehingga pengukuran dilakukan dari luar.
Kesaksian warga lain berinisial NG juga memperkuat temuan itu. Warga yang rumahnya berada tepat di depan lapangan tersebut mengaku suara aktivitas padel masih terdengar dari luar rumah, namun tidak terdengar dari bagian dalam kamar.
Di tengah polemik yang berkembang, mayoritas warga disebut tetap menerima keberadaan lapangan padel dan berharap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog. Kini publik menunggu hasil resmi pengukuran kebisingan dari DLH sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya.
- Dipublikasi Pada 10 Juni 2026
- Baru Saja di Update Pada Juni 10, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
