infosurabaya.com-PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali memperkuat posisinya di pasar internasional dengan mengekspor dua unit locomotive platform ke Australia. Pengiriman tersebut merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total kontrak pengadaan 50 unit bersama UGL RS Pty Limited yang ditandatangani pada 2021.
Kedua unit dikirim melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jumat (11/7). Pengiriman ini menjadi bagian dari sinergi antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung kelancaran rantai logistik ekspor sekaligus memperkuat daya saing industri manufaktur nasional di pasar global.
Kontrak pengadaan locomotive platform tersebut bernilai sekitar Rp145 miliar atau setara USD8,4 juta. Hingga saat ini, INKA telah merealisasikan pengiriman 18 unit dari total 50 unit yang dipesan oleh UGL RS Pty Limited.
Ekspor ini sekaligus menegaskan keberlanjutan ekspansi INKA di kawasan Australia dan Selandia Baru. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan pelat merah tersebut telah mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan locomotive platform untuk mendukung operasional transportasi perkeretaapian di kedua negara.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengatakan pengiriman ini menjadi bukti bahwa produk manufaktur perkeretaapian buatan Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar internasional.
“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA,” ujarnya.
Menurut Sangap, sebagai perusahaan negara yang aktif menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan bisnis perusahaan, tetapi juga menjaga nama baik dan reputasi Indonesia di mata dunia.
Karena itu, ia berharap dukungan terhadap ekspor produk industri nasional terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang lebih efisien, serta koordinasi yang semakin baik antarinstansi. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global sekaligus meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Melalui pelaksanaan kontrak ekspor ini, INKA optimistis dapat terus memperkuat kapasitas industri perkeretaapian nasional, memenuhi standar kebutuhan pelanggan global, serta memperluas kontribusi produk manufaktur Indonesia di pasar internasional.(bro)
- Dipublikasi Pada 11 Juli 2026
- Baru Saja di Update Pada Juli 11, 2026
- Temukan Kami di Google News
