Jelang Lebaran, TPS Surabaya Tambah 14 RTG dan 4 CC Baru, Efisiensi Logistik dan Kapasitas Terminal Meningkat

infosurabaya.com-PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui pembaruan operasional dan penambahan alat bongkar muat berteknologi modern. Langkah ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi layanan sekaligus mendongkrak kunjungan kapal secara bertahap di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Komitmen tersebut disampaikan dalam forum silaturahmi dan dialog yang digelar di Gedung Administrasi TPS, akhir Februari lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama TPS Wahyu Widodo, Direktur Operasi Noor Budiwan, serta Ketua DPW Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Sebastian Wibisono.

Distribusi Layanan Lebih Merata di Tanjung Perak

Sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan layanan di Pelabuhan Tanjung Perak, TPS juga mengalokasikan sebagian unit Container Crane (CC) ke Terminal Berlian. Kebijakan ini diharapkan menciptakan distribusi layanan yang lebih merata dan memperlancar arus barang di seluruh kawasan pelabuhan.

Sebastian Wibisono menilai pembaruan fasilitas ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha logistik. Ia menyebut hampir seluruh peralatan bongkar muat kini merupakan unit baru yang siap mendukung pelayanan optimal.

“Dengan tambahan fasilitas seperti area fumigasi dan alat pemindai ekspor-impor yang sudah beroperasi, proses pemeriksaan barang menjadi lebih cepat dan terintegrasi,” ujarnya.

Transparansi dan Monitoring Real Time

Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dalam operasional terminal. Menurutnya, TPS berkomitmen menghadirkan layanan yang transparan, modern, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

Melalui website resmi TPS atau web access, seluruh aktivitas operasional dapat dipantau secara real time. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.

Strategi Kendali Antrian Jelang Lebaran

Direktur Operasi TPS, Noor Budiwan, menjelaskan pihaknya telah menerapkan pengaturan ritme kerja yang lebih adaptif, termasuk strategi pengendalian antrean menjelang periode Lebaran.

Penyesuaian pola kerja saat sahur dan buka puasa diterapkan untuk memastikan kelancaran operasional. Berkat komunikasi intensif dan koordinasi antarpihak, jumlah keluhan eksternal disebut menurun signifikan.
TPS juga secara berkala memantau forecast ekspor dan impor guna memastikan fleksibilitas penggunaan area Container Yard (CY), baik inbound maupun outbound.

Tambahan 14 RTG dan 4 CC Baru

Dalam penguatan fasilitas, TPS telah menerima total 14 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) dalam tiga batch. Saat ini, empat unit RTG telah resmi beroperasi dan sepuluh unit lainnya akan menyusul secara bertahap.

Selain itu, pada akhir April mendatang TPS dijadwalkan menerima empat unit Container Crane (CC) baru yang akan mulai dioperasikan pada pertengahan 2026.

Penambahan alat bongkar muat ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja operasional, mempersingkat waktu sandar kapal, serta membuka peluang peningkatan terminal handling capacity di TPS.

Sinergi antara pengelola terminal dan pelaku usaha logistik dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus barang, khususnya di Jawa Timur yang menjadi salah satu gerbang utama distribusi nasional. (bro)

  • Dipublikasi Pada 2 Maret 2026
  • Baru Saja di Update Pada Maret 2, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Jelang Lebaran, TPS Surabaya Tambah 14 RTG dan 4 CC Baru, Efisiensi Logistik dan Kapasitas Terminal Meningkat disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya