infosurabaya.com-Suasana haru menyelimuti kegiatan salat gaib yang digelar prajurit TNI bersama warga di Surabaya, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.
Salat gaib dan doa bersama tersebut diprakarsai oleh jajaran Kodim 0830 Surabaya. Tak hanya diikuti anggota TNI, warga sekitar juga turut hadir, menunjukkan solidaritas dan empati atas pengorbanan para prajurit yang bertugas di luar negeri.
Momentum ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi prajurit dalam menjalankan tugas negara, khususnya dalam misi internasional. Doa-doa dipanjatkan agar para almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.
Tiga prajurit yang gugur tersebut adalah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadon. Ketiganya merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian dunia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Komandan Kodim 0830 Surabaya, Bambang Raditya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan mendalam atas dedikasi dan pengabdian para prajurit.
“Kegiatan ini untuk mendoakan para prajurit yang gugur, sekaligus memberi dukungan moral bagi prajurit yang masih bertugas di luar negeri,” ujarnya.
Ia juga berharap konflik di wilayah penugasan segera mereda, sehingga tidak ada lagi korban jiwa, khususnya dari prajurit Indonesia yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia.(bro)
- Dipublikasi Pada 6 April 2026
- Baru Saja di Update Pada April 6, 2026
- Temukan Kami di Google News
