infosurabaya.com-Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimaknai Universitas Ciputra (UC) Surabaya dengan memperkuat perlindungan keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswanya. Melalui kerja sama dengan PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), kampus ini memastikan mahasiswa tetap dapat menyelesaikan pendidikan hingga lulus meski kehilangan orang tua atau penanggung biaya pendidikan.
Program perlindungan tersebut telah berjalan sejak Tahun Ajaran 2021/2022 dan menjadi bagian dari komitmen Universitas Ciputra dalam menjaga keberlangsungan studi mahasiswa di tengah risiko yang tidak terduga.
Vice Rector for Operations, Technology, and Resources Universitas Ciputra, Michael Herry Tera, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak seharusnya terhenti akibat musibah keluarga.
“Kehilangan sosok pencari nafkah tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Namun kami percaya musibah tidak boleh memutus kesempatan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus. Melalui program ini, Universitas Ciputra berupaya memastikan keberlanjutan studi mereka tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Tera, program tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat menghambat perjalanan pendidikan mahasiswa.
Hingga pertengahan 2026, program perlindungan pendidikan itu telah dirasakan manfaatnya oleh 18 mahasiswa. Total nilai pertanggungan yang telah diberikan mencapai Rp1,9 miliar atau tepatnya Rp1.901.400.000.
Mahasiswa yang memenuhi ketentuan polis dapat mengajukan klaim melalui Program Studi maupun bagian Finance Universitas Ciputra.
Selanjutnya, proses administrasi akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Ke depan, layanan ini juga akan diperkuat melalui Student Welfare Department agar pendampingan kepada mahasiswa dapat berjalan lebih optimal.
Program tersebut memberikan manfaat pembiayaan pendidikan hingga maksimal semester delapan sesuai ketentuan yang berlaku.
President Director PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), Hengky Djojosantoso, menegaskan bahwa kehilangan orang tua tidak seharusnya menjadi alasan seorang anak menghentikan pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi antara Ciputra Life dan Universitas Ciputra bertujuan memberikan kepastian bagi mahasiswa agar tetap dapat melanjutkan kuliah meski keluarga menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah.
“Melalui perlindungan biaya pendidikan ini, mahasiswa dapat tetap fokus menyelesaikan studinya hingga lulus tanpa terbebani kekhawatiran terkait biaya pendidikan,” katanya.
Tema Hari Anak Nasional ke-42 tahun ini, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, dinilai selaras dengan semangat program tersebut. Universitas Ciputra berharap setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan menyelesaikan pendidikan tinggi, terlepas dari tantangan yang dihadapi keluarganya.
Melalui langkah ini, kampus tersebut ingin memastikan bahwa mimpi mahasiswa tidak berhenti hanya karena musibah yang datang di luar rencana. (bro)
- Dipublikasi Pada 17 Juli 2026
- Baru Saja di Update Pada Juli 17, 2026
- Temukan Kami di Google News
