SURABAYA (( Info Surabaya)) – Proyek pembangunan saluran drainase di depan Polsek Sukomanunggal kembali menjadi sorotan. Warga mengeluhkan minimnya penerapan aspek keselamatan (safety) di lokasi proyek yang dikerjakan PT tersebut. karena galian dan tumpukan box culvert dibiarkan tanpa pengamanan yang memadai.
Berdasarkan pantauan media pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, belum terlihat aktivitas pekerja di lokasi. Alat berat tampak terparkir, sementara galian saluran masih terbuka. Di sisi jalan juga terlihat tumpukan box culvert tanpa pagar pengaman, barrier hanya ada 2 , maupun rambu peringatan yang terbatas.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan karena lokasi proyek berada di depan Polsek Sukomanunggal dan berdekatan dengan Sekolah Dasar (SD), sehingga setiap pagi dilalui siswa, orang tua, serta masyarakat yang beraktivitas. Warga khawatir tidak adanya pengamanan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki.
“Kalau pagi banyak anak sekolah yang lewat. Seharusnya ada pagar pengaman dan rambu agar lebih aman,” ujar salah seorang warga yang melintas.
Sorotan terhadap proyek ini muncul setelah Wali Kota Surabaya menginstruksikan seluruh pelaksana proyek konstruksi agar memperketat penerapan standar keselamatan kerja dan pengamanan area proyek pascainsiden di kawasan Margorejo yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia akibat terjatuh ke area proyek.
Hingga berita ini ditulis, belum terlihat adanya penambahan fasilitas pengamanan di lokasi pekerjaan. Media juga masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak PT Bumindo Sakti maupun instansi terkait mengenai penerapan standar keselamatan pada proyek tersebut.
- Dipublikasi Pada 17 Juli 2026
- Baru Saja di Update Pada Juli 17, 2026
- Temukan Kami di Google News
