infosurabaya.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi melakukan penyesuaian tarif layanan angkutan muatan menggunakan kapal penumpang yang berlaku untuk seluruh pemesanan mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah menjaga keberlanjutan layanan logistik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Penyesuaian tarif hanya diberlakukan pada beberapa kategori layanan, yakni Dry Container High Cube, kendaraan Golongan III, General Cargo, dan General Cargo Khusus. Sementara itu, pemesanan yang dilakukan sebelum 1 Juli 2026 tetap menggunakan tarif lama.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan kebijakan tersebut diambil seiring meningkatnya biaya operasional serta kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan muatan.
“Bagi PELNI, yang terpenting bukan hanya mengangkut barang sampai tujuan, tetapi juga memastikan layanan yang diberikan semakin baik. Kami berkomitmen agar layanan logistik yang disediakan tetap andal, aman, dan mampu menjawab kebutuhan distribusi barang di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Ditto.
Selain penyesuaian tarif, PELNI juga melakukan sejumlah peningkatan layanan. Di antaranya memastikan ketersediaan kontainer di sejumlah pelabuhan, meningkatkan standar pengelolaan depo kontainer, hingga mempermudah pelanggan memperoleh layanan asuransi muatan.
PELNI juga menghadirkan layanan baru berupa Dry Container High Cube, yakni kontainer dengan dimensi lebih tinggi dibandingkan peti kemas reguler 20 feet sehingga mampu mengangkut muatan lebih banyak.
Perusahaan juga menyederhanakan klasifikasi kendaraan dengan menggabungkan Golongan IIIA dan IIIB menjadi satu kategori, yakni Golongan III, sehingga kedua jenis kendaraan tersebut kini dikenakan tarif yang sama.
Untuk layanan General Cargo,
penyesuaian tarif dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah layanan di masing-masing daerah. Sementara General Cargo Khusus diperuntukkan bagi pengiriman buah dan sayuran yang ditempatkan di car deck KM Dobonsolo dan KM Ciremai agar kualitas serta kesegaran komoditas tetap terjaga selama pelayaran.
Ditto menegaskan PELNI tetap membuka kesempatan bagi pelanggan memperoleh tarif khusus melalui mekanisme diskon sesuai ketentuan perusahaan.
“Kami tetap membuka kesempatan bagi pengguna jasa untuk mengajukan tarif diskon melalui koordinasi dengan cabang muat sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga mengimbau pelanggan melakukan pemesanan melalui aplikasi MyCargoo! maupun kantor cabang PELNI agar proses pengiriman muatan lebih mudah, cepat, dan transparan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang PT PELNI Surabaya, Roni Abdullah, memastikan pihaknya siap mengimplementasikan kebijakan tersebut dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada pengguna jasa.
Menurut Roni, berbagai persiapan telah dilakukan, baik dari sisi operasional maupun pelayanan, sehingga penyesuaian tarif dapat diterapkan tanpa mengganggu kelancaran distribusi logistik.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan para pengguna jasa dan seluruh instansi terkait agar proses pengiriman muatan tetap berlangsung lancar, aman, dan tepat waktu,” ujarnya.
PELNI juga mengingatkan bahwa pemesanan angkutan muatan melalui aplikasi MyCargoo! dibuka mulai H-7 sebelum keberangkatan kapal. Adapun batas waktu pemesanan ditetapkan berbeda untuk setiap layanan, yakni 24 jam sebelum keberangkatan untuk kontainer, 2 jam sebelum keberangkatan untuk General Cargo dan kendaraan, serta 30 menit sebelum keberangkatan untuk layanan Redpack.
Melalui penyesuaian tarif yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026 tersebut, PELNI berharap layanan angkutan muatan kapal penumpang semakin berkualitas, mampu mendukung kelancaran distribusi logistik nasional, serta memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini PELNI mengoperasikan 84 kapal, terdiri atas 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, 9 kapal tol laut, dan 1 kapal ternak. Operasional perusahaan didukung oleh 43 kantor cabang, melayani 357 pelabuhan singgah melalui 1.111 ruas pelayaran, serta 306 terminal point yang tersebar di seluruh Indonesia.(bro)
- Dipublikasi Pada 3 Juli 2026
- Baru Saja di Update Pada Juli 3, 2026
- Temukan Kami di Google News
