infosurabaya.com-Persebaya Surabaya menutup rangkaian persiapan menuju Liga 1 2026/2027 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Penang FC dalam laga International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Gol tunggal Bajol Ijo dicetak Walber Motta pada menit ke-79 melalui tendangan akrobatik. Kemenangan ini, sekaligus memperpanjang catatan positif Persebaya yang belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan pramusim.
Sejak awal pertandingan, Persebaya yang diasuh Bernardo Tavares tampil menekan. Rahmad Irianto dan rekan-rekannya berupaya membongkar pertahanan Penang FC yang bermain cukup rapat.
Sejumlah serangan Persebaya membuat lini belakang tim asal Malaysia tersebut berada dalam tekanan. Namun, hingga 45 menit pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Persebaya terus meningkatkan intensitas serangan dan mencoba memanfaatkan ruang di lini pertahanan Penang FC.
Tekanan Bajol Ijo akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui situasi bola mati.
Berawal dari tendangan sudut Francisco Rivera, bola kemudian disundul Yuran Fernandes. Bola mengarah ke Welber Motta yang berada di depan mulut gawang.
Pemain asal Brasil tersebut langsung menyambar bola dengan tendangan akrobatik yang gagal dijangkau kiper Penang FC.
Persebaya unggul 1-0.
Setelah memimpin, Persebaya semakin agresif. Miguel Pereira dan rekan-rekannya terus mencoba menambah keunggulan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol kedua.
Penang FC juga berupaya mencari gol penyeimbang pada menit-menit akhir. Akan tetapi, pertahanan Persebaya mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Skor 1-0 untuk Persebaya bertahan sampai peluit panjang.

Bernardo Tavares Minta Persebaya Tidak Cepat Puas
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan kemenangan atas Penang FC bukan alasan bagi tim untuk merasa sudah mencapai performa terbaik.
Menurutnya, masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki sebelum menghadapi kompetisi resmi.
“Bukan karena kita menang hari ini, lalu kita merasa sudah selesai dan merasa diri paling hebat. Justru ketika kita mulai merasa terlalu hebat, itulah saat kita akan merosot, kalah, dan mulai kehilangan segalanya,” kata Bernardo.
Ia menilai Persebaya belum mencapai kondisi 100 persen. Setelah pertandingan, tim akan mendapatkan waktu istirahat sebelum kembali menjalani program peningkatan fisik dan mental.
“Yang bisa saya katakan adalah kami akan bangkit kembali. Kami akan beristirahat beberapa hari, lalu kami akan berupaya meningkatkan ketahanan fisik, kondisi fisik, serta kekuatan mental,” ujarnya.
Bernardo juga menyebut masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, meski ia tetap menghargai keputusan wasit selama pertandingan.
Penang FC Soroti Penyelesaian Akhir
Pelatih Penang FC Wan Tohaimi mengakui timnya mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal menyelesaikannya menjadi gol.
Ia mengingatkan kondisi tersebut pernah menjadi persoalan pada musim sebelumnya, ketika banyak peluang yang dibuat tidak berujung gol.
“Namun hari ini kita bisa melihat seperti apa yang juga terjadi musim lalu, berapa banyak pertandingan yang harus kami kalahkan hanya karena kami gagal mencetak gol,” kata Wan Tohaimi.
Menurutnya, Penang FC sebenarnya mampu membangun serangan dan menciptakan peluang emas. Namun, efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kami menciptakan begitu banyak peluang, terus berusaha membangun serangan hingga menciptakan peluang emas, namun kami gagal menyelesaikannya menjadi gol. Di sinilah saya harus sedikit lebih bijaksana,” ujarnya.
Kemenangan atas Penang FC menjadi modal positif bagi Persebaya sebelum memasuki Liga 1 2026/2027. Meski demikian, Bernardo Tavares menegaskan tim masih memiliki pekerjaan untuk meningkatkan kondisi fisik, mental, serta efektivitas permainan.(bro)
- Dipublikasi Pada 16 Agustus 2026
- Baru Saja di Update Pada Agustus 16, 2026
- Temukan Kami di Google News
