Pipa PDAM Surabaya Bocor di MERR, Semburan Air Picu Kemacetan dan Ganggu Distribusi

Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surabaya, Luis Andilun Gatu, dilokasi kebocoran pipa air PDAM(bro)

infosurabaya.com-Kebocoran pipa berdiameter besar milik PDAM Surya Sembada di kawasan MERR, Rabu (29/4/2026), menyebabkan semburan air bertekanan tinggi hingga beberapa meter ke udara dan mengganggu arus lalu lintas di lokasi.

Peristiwa terjadi di sekitar persimpangan dekat Universitas Dinamika. Air yang menyembur deras meluber ke badan jalan, membuat permukaan aspal licin serta mengganggu jarak pandang pengendara akibat percikan air yang cukup kuat.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas. Pengendara roda dua terlihat melaju dengan sangat hati-hati dan diarahkan menggunakan lajur paling kanan. Sementara itu, kendaraan roda empat memilih menurunkan kecepatan untuk menghindari risiko kecelakaan.

Petugas PDAM langsung turun tangan melakukan penanganan darurat. Mereka berdiri di atas pipa berdiameter besar di sisi jembatan untuk menahan dan mengarahkan semburan air agar tidak semakin meluas ke jalan raya. Berbagai upaya dilakukan, termasuk menggunakan terpal dan papan penahan untuk mengalihkan aliran air ke sungai di bawah jembatan.

Namun, proses penanganan tidak mudah karena kuatnya tekanan air. Dalam upaya meredam semburan, petugas menurunkan tekanan dari kondisi normal sekitar 4 hingga 4,5 meter kolom air (MKA) menjadi sekitar 1,4 MKA. Retakan pipa sendiri diperkirakan mencapai sekitar dua meter.

Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surabaya, Luis Andilun Gatu, menjelaskan bahwa pipa yang bocor memiliki diameter 1.000 milimeter dan telah beroperasi sekitar 36 tahun. Kebocoran diduga terjadi akibat penurunan tanah di sekitar sungai kawasan Jembatan MERR.

“Terjadi perbedaan elevasi tanah sehingga struktur pipa berubah dan sambungan las mengalami kebocoran,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan posisi pipa membuat sambungan tidak lagi lurus dan menimbulkan tekanan pada titik tertentu hingga akhirnya air keluar dari celah sambungan.

PDAM saat ini tengah mencari solusi perbaikan tercepat tanpa harus mematikan aliran air sepenuhnya. Salah satu opsi yang dilakukan adalah penguatan sambungan pipa dengan metode pengikatan atau pemasangan begel.

Kebocoran ini juga berdampak pada distribusi air bersih di sejumlah wilayah Surabaya, terutama kawasan utara seperti Bulak Banteng, Kenjeran, hingga Rungkut. Debit air dilaporkan menurun karena tekanan pompa sengaja dikurangi untuk mengendalikan situasi.

Meski demikian, PDAM memastikan layanan tidak akan dihentikan total. Petugas disiagakan selama 24 jam untuk mempercepat proses penanganan.

“Kami anggap ini kondisi darurat. Fokus kami pelayanan ke pelanggan tidak sampai mati total,” kata Luis.

Bagi warga yang terdampak dan tidak mendapatkan suplai air, PDAM membuka layanan pengaduan melalui aplikasi maupun WhatsApp resmi. Warga juga dapat mengajukan permintaan bantuan air bersih melalui mobil tangki yang disediakan secara gratis.

Hingga saat ini, proses perbaikan masih terus berlangsung dengan prioritas utama menjaga keselamatan pengguna jalan serta memulihkan distribusi air bersih ke pelanggan.(bro)

  • Dipublikasi Pada 29 April 2026
  • Baru Saja di Update Pada April 29, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow