SURABAYA – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya terus menggenjot konsolidasi organisasi dengan menggelar kopi darat (kopdar) dan membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin bergabung. Langkah ini dilakukan untuk memperluas keanggotaan sekaligus memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Ketua DPD PSI Surabaya, Evi Ekawati, mengatakan pihaknya menargetkan kegiatan kopdar dapat melibatkan sebanyak mungkin anggota, dengan jumlah peserta mencapai 250 orang.
Menurut Evi, kopdar bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan ruang untuk mempererat hubungan antarkader dan menyambut anggota baru yang terus berdatangan.
“Kami akan selalu turun untuk kopdar. Bahkan, sering kali ada anggota baru yang baru bergabung dan langsung ikut kegiatan,” ujarnya.
PSI Surabaya juga menargetkan penguatan struktur organisasi di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Dari total 31 kecamatan dan 153 kelurahan, partai tersebut membidik sedikitnya 10 anggota di setiap kecamatan maupun kelurahan.
Evi menyebut, antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi salah satu modal dalam memperkuat organisasi. Ia mengungkapkan, setiap hari terdapat sekitar 35 orang yang bergabung, termasuk mereka yang memiliki semangat dan kecintaan terhadap sosok Joko Widodo.
Evi menegaskan, PSI terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung tanpa memandang latar belakang, selama memiliki niat baik untuk berkontribusi bagi masyarakat.
“Yang terpenting, hati kita benar-benar tulus. Nanti politik yang akan mengikuti. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Biarlah masyarakat sendiri yang menilai,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Joko Widodo dapat hadir pada perayaan hari ulang tahun PSI yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.
Satukan Visi, Perkuat Struktur Partai
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan bertambahnya anggota menjadi tantangan sekaligus peluang bagi partai untuk membangun organisasi yang semakin solid.
Menurut Yuga, tugas pengurus tidak berhenti pada menerima anggota baru. Seluruh kader juga perlu disatukan dalam visi dan misi yang sama agar dapat bergerak bersama dalam menjalankan agenda partai.
Yuga, yang telah bergabung dengan PSI sejak 2017, mengaku terharu melihat perkembangan partai saat ini. Ia mengenang masa ketika mencari orang untuk mengisi kepengurusan bukan perkara mudah.
“Dulu mencari pengurus itu susah. Alhamdulillah, sekarang masyarakat berbondong-bondong ingin bergabung. Ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk membangun partai lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, DPD PSI Surabaya akan berupaya memenuhi struktur organisasi sesuai instruksi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.
Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan diharapkan menjadi fondasi bagi PSI Surabaya untuk memperluas jangkauan, menyatukan gerak kader, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Bagi PSI Surabaya, bertambahnya anggota bukan hanya soal membesarkan partai, tetapi juga menjadi pekerjaan rumah untuk membangun organisasi yang solid, menjaga kepercayaan masyarakat, dan membuktikan manfaat kehadiran politik di tengah kehidupan warga.
- Dipublikasi Pada 25 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 25, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

