infosurbaya.com-PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung transformasi dan standarisasi operasional di lingkungan Pelindo Group. Sebanyak 16 pekerja TPS mengikuti pelatihan Technical Planning & Control (P&C) yang digelar selama lima hari, 4-8 Agustus 2026.
Pelatihan berlangsung di Toba Meeting Room TPS dan diikuti pekerja dari berbagai fungsi operasional. Program ini menjadi bagian dari upaya TPS meningkatkan kemampuan perencanaan dan pengendalian layanan operasional bongkar muat peti kemas secara terintegrasi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait berbagai aspek operasional terminal peti kemas. Materi tersebut meliputi berth planning, ship planning, yard planning, manning deployment, hingga pelaksanaan dan pengendalian operasi kapal serta lapangan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai keterkaitan setiap tahapan perencanaan dan pengendalian operasional. Kompetensi ini diharapkan membantu pekerja mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, dan berbasis data.
Selain itu, pelatihan memperkuat koordinasi lintas fungsi dan pemahaman terhadap standar operasional yang diterapkan secara terintegrasi di lingkungan Pelindo Terminal Petikemas. Penguatan kompetensi tersebut juga diarahkan untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada produktivitas, keselamatan, efektivitas operasional, serta kepuasan pelanggan.
Senior Manager SDM PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Wahyu Eko Yulianto, mengatakan pengembangan kompetensi pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan terminal.
“Melalui pelatihan Technical Planning & Control, TPS terus membekali insan perusahaan dengan pemahaman operasional yang komprehensif sehingga mampu menjalankan proses perencanaan dan pengendalian layanan secara optimal. Peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat mendukung kinerja operasional yang semakin produktif, aman dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujarnya.
TPS menilai peningkatan kompetensi SDM juga berperan dalam memastikan penerapan transformasi dan standarisasi operasional berjalan secara konsisten. Dengan SDM yang kompeten dan adaptif, perusahaan berharap proses kerja di terminal peti kemas semakin efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Dari sisi pengguna jasa, penerapan transformasi dan standarisasi layanan juga mulai dirasakan manfaatnya. Hadi, salah satu perwakilan perusahaan pelayaran pengguna jasa TPS, menyebut konsistensi layanan dan koordinasi operasional di terminal semakin baik.
“Kami merasakan adanya peningkatan konsistensi layanan dan koordinasi operasional yang semakin baik. Standarisasi yang diterapkan membuat proses pelayanan menjadi lebih terukur dan dapat diprediksi sehingga membantu kami dalam merencanakan kegiatan kapal dengan lebih optimal. Dari sisi pengguna jasa, keandalan layanan yang terus meningkat ini sangat mendukung efisiensi operasional perusahaan pelayaran,” kata Hadi.
Pelatihan Technical Planning & Control menjadi bagian dari komitmen TPS dalam memperkuat kualitas SDM sekaligus mendukung transformasi operasional Pelindo Group. Penguatan tersebut diharapkan berdampak pada meningkatnya keandalan layanan terminal, efisiensi rantai logistik nasional, serta daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.(bro)
- Dipublikasi Pada 15 Agustus 2026
- Baru Saja di Update Pada Agustus 15, 2026
- Temukan Kami di Google News
