Infosurabaya.com – Keheningan dini hari di kawasan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, mendadak berubah menjadi mencekam pada Minggu (18/1). Seorang pria ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah tepat di pertigaan jalan sekitar pukul 04.10 WIB. Korban ditemukan warga dalam posisi terlentang dengan luka bacok yang cukup parah pada bagian perut.
Aparat kepolisian dari Polsek Semampir segera meluncur ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan darurat dari masyarakat. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan area sekitar guna proses penyelidikan lebih lanjut.
”Begitu menerima laporan tentang adanya orang tergeletak dengan kondisi tidak baik, kami bersama tim piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan melakukan pemeriksaan awal,” tegas Kompol Herry saat memberikan keterangan di lokasi.
Misteri Identitas dan Temuan di Lokasi
Hingga berita ini diturunkan, sosok pria tersebut masih menjadi misteri. Petugas tidak menemukan satu pun dokumen pengenal seperti KTP atau dompet di tubuh korban. Meski identitasnya masih gelap, polisi menemukan satu petunjuk kuat berupa sepeda motor Honda Stylo berwarna abu-abu dengan nomor polisi L 5506 DAM. Motor tersebut ditemukan terparkir rapi menggunakan standar samping hanya beberapa meter dari posisi korban tergeletak.
Baca Juga: Polda Jatim Tangkap Tersangka Kedua Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Pasuruan
Proses olah TKP berlangsung intensif dengan melibatkan Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, personel BPBD Kota Surabaya, hingga Satpol PP setempat. Untuk menggali kronologi kejadian, polisi telah meminta keterangan dari tiga orang saksi kunci yang merupakan warga sekitar dan penjaga warung kopi di area tersebut.
Tepat pada pukul 06.15 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Prosedur visum et repertum akan dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian serta mencari petunjuk medis lainnya.
Polisi Buru Pelaku
Kasus dugaan pembunuhan ini kini ditangani secara serius oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Polisi tengah bekerja keras menyisir jejak pelaku yang diduga kuat melarikan diri sesaat setelah melakukan penganiayaan brutal tersebut.
”Kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan juga sedang mencari jejak pelaku dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal,” tambah Kompol Herry.
Senada dengan hal tersebut, Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, memastikan bahwa seluruh jajaran reserse sedang bergerak di lapangan. Fokus utama petugas saat ini adalah mengungkap jati diri korban serta mempersempit ruang gerak pelaku.
”Penyelidikan terhadap kasus ini masih berjalan terus sesuai prosedur hukum. Selain itu, tim juga sedang melakukan berbagai upaya untuk mengetahui siapa korban sebenarnya,” tutup Iptu Suroto.
- Dipublikasi Pada 19 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 19, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
