PELNI Surabaya Dorong Pembelian Tiket Online dan Perketat Aturan Perjalanan

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI Cabang Surabaya terus memperkuat edukasi kepada calon penumpang terkait pembelian tiket, kewajiban identitas, serta aturan barang bawaan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan laut. Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan transformasi digital menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Selain melalui situs resmi, pembelian tiket kini difokuskan secara online lewat aplikasi PELNI Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store. “Melalui PELNI Mobile, proses pembelian tiket menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Kami juga menyediakan berbagai metode pembayaran non-tunai, mulai dari virtual account, dompet digital, hingga mitra ritel resmi,” ujar Roni. Cara Beli Tiket PELNI Mobile Penumpang dapat melakukan pemesanan tiket dengan langkah berikut: Unduh aplikasi dan registrasi menggunakan data valid Pilih rute pelabuhan asal dan tujuan Tentukan jadwal keberangkatan serta kelas layanan Input data penumpang sesuai identitas resmi (NIK) Lakukan pembayaran melalui metode yang tersedia E-tiket akan dikirim via email atau tersimpan di aplikasi Sejalan dengan digitalisasi tersebut, kantor cabang PELNI Surabaya kini tidak lagi melayani penjualan tiket secara langsung. Layanan difokuskan pada informasi pelanggan, perubahan jadwal (reschedule), pengembalian dana (refund), serta upgrade layanan. Wajib Bawa Identitas Resmi PELNI juga mengingatkan seluruh penumpang untuk membawa identitas resmi seperti KTP, SIM, atau paspor yang sesuai dengan data tiket. Hal ini penting untuk proses validasi dan keamanan selama perjalanan. Aturan Bagasi Penumpang PELNI menetapkan batas maksimal barang bawaan: Volume: 0,1 meter kubik Dimensi: 70 x 40 x 30 cm Berat: maksimal 40 kilogram Barang yang melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan, sementara barang berukuran besar dalam satu kemasan akan dikategorikan sebagai kargo. Selain itu, penumpang dilarang membawa barang berbahaya dan ilegal, seperti bahan mudah terbakar, narkotika, benda berbau menyengat, senjata a

pi, senjata tajam, serta hewan peliharaan. “Calon penumpang kami imbau memahami dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, serta memanfaatkan layanan digital demi kemudahan perjalanan,” pungkas Roni. Dengan peningkatan layanan digital ini, PELNI berharap pengalaman perjalanan laut masyarakat semakin praktis, aman, dan efisien, terutama menjelang periode mobilitas tinggi seperti mudik dan musim liburan.

  • Dipublikasi Pada 24 Juni 2026
  • Baru Saja di Update Pada Juni 24, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten PELNI Surabaya Dorong Pembelian Tiket Online dan Perketat Aturan Perjalanan disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya