Infosurabaya.com – Owner PT Dharma Lautan Utama (DLU) Bambang Haryo Soekartono mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan. Langkah itu dinilai krusial demi menjaga standar keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi laut yang kini terancam kesenjangan biaya operasional.
Desakan tersebut disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa BHS itu dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 PT Dharma Lautan Utama di Surabaya, Sabtu. Ia mengungkapkan, struktur tarif yang berlaku saat ini telah tertinggal sekitar 38 persen dari kebutuhan riil operasional industri pelayaran.
Kesenjangan itu dinilai tidak lagi sehat bagi ekosistem transportasi laut. Operator kapal, menurut BHS, mulai kesulitan memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan yang diamanatkan regulasi.
“Penyesuaian tarif diperlukan agar pelayanan, kenyamanan, dan keselamatan tetap terjaga,” tegas BHS di sela acara.
Bambang Haryo menjelaskan, desakan ini bukan semata-mata bermotif bisnis. Ia menekankan bahwa keberlangsungan transportasi laut yang aman dan sesuai aturan pemerintah memerlukan struktur pembiayaan yang wajar. Tanpa penyesuaian, ia khawatir kemampuan operator dalam merawat armada dan meningkatkan fasilitas akan tergerus.
Di hadapan para pemangku kepentingan, BHS merinci bahwa dampak kenaikan tarif terhadap kantong masyarakat sebenarnya tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan jaminan keselamatan yang diperoleh. Ia menyebut industri pelayaran membutuhkan dukungan kebijakan afirmatif agar tetap mampu berkembang di tengah lonjakan biaya suku cadang dan perawatan kapal.
“Kami tidak ingin tarif murah tetapi mengorbankan nyawa. Keamanan penumpang adalah harga mati yang harus dibayar dengan struktur biaya yang realistis,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono memberikan perspektif keselamatan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan armada yang prima merupakan fondasi utama keselamatan pelayaran nasional.
Soerjanto mengapresiasi konsistensi PT DLU dalam mengelola armada dan berharap standar serupa dapat direplikasi oleh operator lain. Ia juga menyoroti dukungan perusahaan terhadap penerapan regulated agent di sektor pelayaran, sebuah sistem pengawasan barang yang terbukti mampu meminimalisir potensi kebakaran kapal.
Sementara itu, Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama Erwin H. Poedjono memaparkan komitmen perusahaan dalam menghadapi persaingan industri yang semakin ketat. Ia menyebut inovasi berkelanjutan dan prinsip penghormatan terhadap pelanggan sebagai kunci eksistensi perusahaan selama setengah abad.
“Founder kami selalu menyampaikan bahwa pelanggan adalah tamu terhormat. Itu yang terus kami jadikan pedoman,” ujar Erwin.
Erwin menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan regulator untuk mencari formula tarif ideal yang tidak membebani masyarakat tetapi tetap memungkinkan operator memberikan layanan prima.
Acara puncak HUT ke-50 PT DLU turut dihadiri oleh pejabat Kementerian Perhubungan, regulator pelabuhan, anggota DPR RI, serta mitra dan pelanggan setia perusahaan.
- Dipublikasi Pada 16 Mei 2026
- Baru Saja di Update Pada Mei 18, 2026
- Temukan Kami di Google News
