Infosurabaya.com,SURABAYA – Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) kembali menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi rutin sejak tahun 2019 tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Pada pelaksanaan tahun ini, KOMPAK menyembelih total tiga ekor sapi dan dua ekor kambing. Dari seluruh hewan kurban tersebut, panitia menyiapkan sekitar 1.000 paket daging kurban yang kemudian dibagikan kepada masyarakat, warga sekitar, dan pihak yang membutuhkan.
Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, mengatakan terdapat hal berbeda dalam pelaksanaan kurban tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya daging kurban dibagikan menggunakan kantong plastik, kali ini KOMPAK memilih menggunakan besek bambu dan daun jati sebagai kemasan utama.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari gerakan ramah lingkungan atau go green yang mulai diterapkan oleh komunitasnya. Selain untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, penggunaan bahan alami juga dinilai lebih aman dan mudah didaur ulang.
“Kami mengganti kemasan plastik dengan bahan alami yang lebih ramah lingkungan dan dapat didaur ulang,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, keputusan menggunakan besek dan daun jati juga menjadi bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan yang saat ini semakin mendapat perhatian masyarakat. Selain itu, penggunaan kemasan alami dilakukan sebagai respons terhadap kelangkaan plastik yang terjadi akibat dampak konflik di Timur Tengah yang memengaruhi distribusi bahan baku.
Meski demikian, pihak panitia sempat menghadapi kendala saat mencari pasokan daun jati dalam jumlah besar untuk kebutuhan pengemasan daging kurban.
“Alhamdulillah, akhirnya kami mendapatkan stok daun jati dari Jember yang didatangkan langsung ke Surabaya,” katanya.
Penggunaan daun jati dan besek tersebut pun mendapat apresiasi dari sejumlah warga karena selain unik dan tradisional, kemasan alami dinilai lebih kuat serta mampu menjaga kualitas daging kurban tetap segar.
Sementara itu, Muhammad Maftuchin selaku Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur menyampaikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Seluruh tahapan dilakukan sesuai syariat dan standar penyembelihan halal.
Ia mengungkapkan, kondisi hewan kurban yang cukup tenang sangat membantu proses penyembelihan sehingga pekerjaan para juru sembelih menjadi lebih mudah dan cepat.
“Hewan kurban yang disembelih cukup tenang sehingga sangat membantu tugas kami sebagai juru sembelih,” ungkapnya.
Selain menjadi momentum ibadah dan berbagi, kegiatan kurban yang digelar KOMPAK juga menjadi ajang mempererat solidaritas antaranggota komunitas media. Seluruh anggota turut bergotong royong mulai dari persiapan, proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut diharapkan terus istiqomah dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen KOMPAK dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, KOMPAK ingin menjadikan momentum Iduladha tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan.(Dn)
- Dipublikasi Pada 28 Mei 2026
- Baru Saja di Update Pada Mei 28, 2026
- Temukan Kami di Google News
