Infosurabaya.com – Suasana religius menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Surabaya, Kamis (26/2/2026) malam. Kegiatan bertajuk Malam Lailatul Qira’ah tersebut menghadirkan para qari’ dan qari’ah terbaik tingkat Jawa Timur hingga nasional.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mengumpulkan seluruh potensi qari’ dan qari’ah berprestasi di Kota Surabaya.
“InsyaAllah malam ini akan tampil qari’ dan qari’ah terbaik, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka akan membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergantian hingga menjelang tengah malam,” ujarnya.
Menurutnya, Lailatul Qira’ah tahun ini memiliki makna istimewa karena untuk pertama kalinya digelar terpusat di Kantor Kemenag Surabaya. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan secara terpisah di masjid-masjid.
“Tahun ini kita undang semuanya ke sini. Tujuannya untuk menghimpun seluruh potensi qari’ yang ada di Kota Surabaya. Setelah ini, akan kita jadwalkan roadshow ke masjid-masjid se-Kota Surabaya,” jelasnya.
Muhammad Muslim menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda. Ia menilai, pembinaan seni tilawah harus terus digelorakan agar lahir generasi Qur’ani yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
“Ini sangat penting, terutama bagi generasi Gen Z. Seni tilawah bukan sekadar membaca, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Surabaya telah dideklarasikan sebagai Kota Tilawah pada tahun lalu, dengan Tilawah Center yang berlokasi di Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Rungkut. Pemilihan Rungkut bukan tanpa alasan, sebab banyak qari’ dan qari’ah berprestasi lahir dan berkembang dari wilayah tersebut.
“Rungkut menjadi salah satu pusat tumbuhnya qari’-qari’ luar biasa di Surabaya. Ke depan, kita ingin pembinaan ini semakin meluas, tidak hanya di madrasah tetapi juga di sekolah umum,” imbuhnya.
Dalam rangka membumikan Al-Qur’an, Kemenag Surabaya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sekitar 50 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA untuk menjalankan program Tahfidzul Qur’an. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an dari berbagai latar belakang pendidikan.
Tak berhenti di situ, Kemenag Surabaya juga berencana menggelar Lailatul Qira’ah dalam skala yang lebih besar pada pertengahan Ramadan mendatang, bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan tersebut akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan direncanakan digelar di depan Balai Kota.
“Kita akan menghadirkan qari’ internasional dan mengundang sekitar 5.000 hingga 6.000 guru Al-Qur’an se-Kota Surabaya. InsyaAllah ini akan menjadi syiar yang lebih masif,” pungkasnya.
Melalui Lailatul Qira’ah, Kemenag Surabaya berharap semangat mencintai, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Surabaya sebagai Kota Tilawah yang religius dan berkemajuan.
- Dipublikasi Pada 26 Februari 2026
- Baru Saja di Update Pada Februari 26, 2026
- Temukan Kami di Google News
