Pelantikan Ketua dan Pengurus DPC Peradi SAI Surabaya 2026–2030, Tonic Tangkau Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Pelantikan Ketua dan pengurus DPC Peradi SAI Surabaya periode 2026–2030 yang dipimpin Tonic Tangkau berlangsung khidmat dengan penegasan komitmen integritas, profesionalisme, serta peningkatan kualitas advokat di Kota Surabaya.

Infosurabaya.com – Pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Surabaya periode 2026–2030 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran advokat sebagai penegak hukum yang profesional dan berintegritas. Dalam prosesi yang digelar Rabu (6/5/2026), Tonic Tangkau resmi dilantik sebagai Ketua DPC Peradi SAI Surabaya bersama jajaran pengurus baru.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi SAI, Harry Pontoh, dalam arahannya menegaskan bahwa profesionalisme merupakan kunci utama dalam menjaga kehormatan profesi advokat di mata publik.
“Advokat dihormati karena profesionalismenya. Oleh karena itu, saya meminta kepada teman-teman advokat Surabaya untuk menjaga standar tersebut,” ujar Harry.

Ia juga menyoroti nilai historis pelantikan tersebut, mengingat Surabaya menjadi salah satu kota awal pelaksanaan sumpah advokat pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Menurutnya, Tonic Tangkau termasuk generasi awal advokat setelah regulasi tersebut diberlakukan.
“Sumpah advokat pertama kali dilaksanakan di Surabaya pada 2007, dan saya hadir saat itu,” ungkapnya.

Harry turut mengapresiasi kehadiran jajaran pengurus pusat dalam pelantikan tersebut. Ia menilai hal itu menunjukkan posisi strategis Surabaya dalam perkembangan organisasi advokat di Indonesia.“Surabaya bukan kota biasa. Ini adalah Kota Pahlawan, kota yang mengajarkan bahwa keberanian lahir dari keyakinan bahwa kebenaran harus dibela dan martabat harus dijaga,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi SAI Surabaya terpilih, Tonic Tangkau, menegaskan komitmennya untuk membangun citra advokat yang lebih baik di tengah masyarakat. Ia mengakui, profesi advokat selama ini tidak lepas dari berbagai tantangan dan persepsi negatif.
“Ke depan kita berharap profesi advokat bisa menjadi yang terbaik. Kita menyadari perjalanan panjang profesi ini diwarnai berbagai hal, namun itu menjadi refleksi untuk berbenah,” ujarnya.

Tonic menekankan bahwa advokat adalah profesi mulia (officium nobile) yang menuntut tanggung jawab moral tinggi. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga perilaku dan integritas dalam menjalankan profesi.“Kita harus konsisten sebagai lawyer untuk bertingkah dan berperilaku baik serta benar di hadapan masyarakat,” tegasnya.

Dalam masa kepemimpinannya, Tonic juga akan fokus pada penguatan internal organisasi melalui konsolidasi serta peningkatan kualitas sumber daya advokat. Program pendidikan berkelanjutan, termasuk penguatan aspek moral dan keagamaan, akan menjadi bagian penting dalam membentuk advokat yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga beretika.
“Kita akan meningkatkan kualitas dan kualifikasi advokat, tidak hanya memahami etika, tetapi juga menguasai hukum acara dan materiil, baik pidana maupun perdata,” jelasnya.

Dengan kepengurusan baru ini, Peradi SAI Surabaya diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap profesi advokat serta menjalankan perannya sebagai pilar penegakan hukum yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan.

  • Dipublikasi Pada 7 Mei 2026
  • Baru Saja di Update Pada Mei 7, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Pelantikan Ketua dan Pengurus DPC Peradi SAI Surabaya 2026–2030, Tonic Tangkau Tekankan Integritas dan Profesionalisme disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya