Infosurabaya.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mempercepat penguatan sport science dengan melanjutkan kolaborasi bersama Hope Physiotherapy. Melalui kerja sama ini, KONI Jatim ingin menjaga kebugaran atlet sekaligus menekan risiko cedera selama latihan dan kompetisi.
Sebelumnya, kedua pihak sudah bekerja sama menjelang Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh–Sumatera Utara. Saat itu, tim fisioterapi membantu atlet memulihkan cedera dengan cepat sehingga mereka tetap tampil kompetitif. Karena hasilnya positif, KONI Jatim memutuskan untuk melanjutkan kemitraan tersebut dengan cakupan yang lebih luas.
Kali ini, KONI Jatim tidak hanya fokus pada penyembuhan. Sebaliknya, organisasi tersebut mendorong pencegahan cedera melalui edukasi dan pendampingan teknik latihan berbasis ilmu olahraga.
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menilai atlet membutuhkan dukungan medis yang cepat dan tepat agar mereka bisa berlatih tanpa rasa khawatir. Ia juga meminta tim fisioterapi aktif membekali pelatih dengan pemahaman teknik pemanasan yang benar.
Nabil meminta pihak fisioterapi memberikan edukasi kepada para pelatih mengenai teknik pemanasan dan gerakan latihan untuk meminimalisir risiko cedera.
“Kami ingin atlet memiliki rasa aman, nyaman, dan tenang, baik saat berlatih maupun bertanding. Hope memberikan hasil yang cepat melalui manual therapy. Bahkan, beberapa atlet merasa lebih nyaman karena waktu penanganan yang lebih fleksibel dibandingkan rumah sakit,” ujar Nabil di Kantor KONI Jatim, Surabaya.
Dengan langkah tersebut, KONI Jatim berharap para pelatih menerapkan metode latihan yang lebih aman dan terukur.
Selain meningkatkan kualitas program, KONI Jatim juga mempertimbangkan kemudahan akses layanan. Hope Physiotherapy membuka beberapa cabang di Surabaya dan sekitarnya sehingga atlet dapat langsung datang tanpa prosedur panjang.
Tim fisioterapi menangani cedera melalui pendekatan manual therapy dan evaluasi berkala. Pendekatan ini membantu atlet mempercepat pemulihan sekaligus menjaga stabilitas otot sebelum kembali ke lapangan.
Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon, menegaskan komitmennya untuk mendukung prestasi olahraga Jawa Timur. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi daerah.
“Ini adalah bentuk penghormatan dan pengabdian kami untuk nama baik Jawa Timur. Kami berkomitmen mendukung penuh ambisi KONI Jatim untuk meraih predikat juara umum pada ajang nasional mendatang. Sangat membanggakan bisa membantu menyembuhkan atlet hingga mereka mampu bersaing di kancah internasional,” kata Jovita.
Selain mendampingi atlet binaan KONI Jatim, Hope Physiotherapy juga bekerja sama dengan klub Liga 1, Persebaya Surabaya. Pengalaman tersebut memperkuat kesiapan tim dalam menangani atlet profesional dengan standar kompetisi tinggi.
Strategi Jangka Panjang Pembinaan Atlet
Melalui kolaborasi ini, KONI Jatim menyusun strategi pembinaan yang lebih sistematis. Organisasi tersebut menggabungkan latihan fisik, pengawasan medis, dan evaluasi performa dalam satu sistem terpadu. Dengan cara itu, atlet bisa menjaga kondisi puncak lebih lama dan tampil konsisten di setiap ajang.
KONI Jatim menargetkan peningkatan prestasi di level nasional dan internasional. Oleh karena itu, penguatan sport science menjadi fondasi utama untuk mencapai target tersebut.
- Dipublikasi Pada 26 Februari 2026
- Baru Saja di Update Pada Februari 26, 2026
- Temukan Kami di Google News
